THE IMPACT OF EMPLOYEE TRAINING ON AUDITOR’S PERCEPTION OF AUDIT RISK
Kata Kunci:
pelatihan auditor, persepsi risiko audit, pengembangan profesional, kualitas auditAbstrak
Penelitian ini menganalisis pengaruh pelatihan karyawan terhadap persepsi auditor mengenai risiko audit pada kantor akuntan publik di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 200 auditor melalui survei terstruktur yang mencakup karakteristik demografis, pengalaman pelatihan, dan persepsi risiko audit. Analisis deskriptif dan regresi menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan diri auditor serta kemampuan mereka dalam menilai risiko. Sekitar 75% responden yang mengikuti pelatihan formal melaporkan peningkatan kemampuan dalam mengidentifikasi risiko audit, menegaskan pentingnya pengembangan profesional berkelanjutan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa efektivitas pelatihan dipengaruhi oleh jenis, frekuensi, dan dukungan organisasi. Pelatihan berbasis praktik dan studi kasus terbukti lebih efektif dibandingkan pembelajaran teoritis, sementara auditor yang mengikuti pelatihan tahunan menunjukkan peningkatan persepsi risiko 30% lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang hanya mengikuti pelatihan dua tahunan. Dukungan manajemen juga berperan penting dalam mendorong auditor untuk lebih proaktif dalam mengidentifikasi risiko. Temuan ini memperkuat teori pembelajaran yang menegaskan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan dapat meningkatkan penilaian profesional serta kualitas audit. Secara teoretis, penelitian ini memperluas literatur audit dengan menunjukkan pentingnya pelatihan sebagai determinan persepsi risiko, sedangkan secara praktis menekankan perlunya program pelatihan terstruktur, berkelanjutan, dan berbasis studi kasus dengan dukungan manajerial yang kuat.








