THE POLITICAL ECONOMY BEHIND ENERGY SUBSIDY POLICY: IMPLICATIONS FOR INFLATION IN INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.65788/greatjournal.v3i3.122Kata Kunci:
subsidi energi, ekonomi politik, inflasi, keberlanjutan fiskal, transisi energiAbstrak
Kebijakan subsidi energi tetap menjadi salah satu instrumen utama dalam tata kelola ekonomi Indonesia karena implikasinya yang signifikan terhadap inflasi, keberlanjutan fiskal, dan kesejahteraan masyarakat. Meskipun berbagai penelitian sebelumnya telah banyak membahas konsekuensi ekonomi dari subsidi energi atau tantangan politik yang terkait dengan reformasi subsidi, perhatian terhadap interaksi antara kedua dimensi tersebut dalam suatu kerangka ekonomi politik yang komprehensif masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kebijakan subsidi energi memengaruhi inflasi di Indonesia serta mengkaji faktor-faktor politik, fiskal, dan sosial yang membentuk proses pengambilan keputusan terkait subsidi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis dokumen terhadap laporan pemerintah, dokumen anggaran, publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), laporan organisasi internasional, dan literatur akademik yang relevan. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola hubungan antara subsidi energi, dinamika inflasi, kondisi fiskal, dan insentif politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subsidi energi berkontribusi terhadap stabilitas harga dalam jangka pendek melalui penurunan biaya produksi dan transportasi yang berkaitan dengan energi, sehingga membantu menekan tekanan inflasi. Namun, ketergantungan yang berkepanjangan terhadap subsidi juga menimbulkan beban fiskal, mendistorsi insentif pasar, dan meningkatkan kerentanan terhadap guncangan harga energi global. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa kebijakan subsidi sangat dipengaruhi oleh pertimbangan politik, termasuk insentif elektoral, ekspektasi publik, dan kebutuhan menjaga stabilitas sosial, yang sering kali membatasi upaya reformasi. Meskipun reformasi subsidi cenderung menimbulkan dampak inflasi dalam jangka pendek, reformasi tersebut berpotensi meningkatkan keberlanjutan fiskal, memperbaiki efisiensi alokasi sumber daya, dan memperkuat ketahanan ekonomi jangka panjang apabila didukung oleh mekanisme perlindungan sosial yang memadai. Penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan menawarkan perspektif ekonomi politik yang terintegrasi yang menghubungkan dimensi ekonomi, politik, sosial, dan lingkungan dalam kebijakan subsidi energi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengendalian inflasi yang berkelanjutan memerlukan kerangka kebijakan yang seimbang antara disiplin fiskal, bantuan sosial yang tepat sasaran, dan strategi transisi energi jangka panjang guna mewujudkan stabilitas makroekonomi sekaligus pembangunan yang inklusif.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Global Research in Economics and Advance Theory (GREAT)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









